sederet angka berjejal di pikiran
aroma asap muncul ke permukaan
kamu masih sama
bedamu hanya garis yang bertambah satu di ujung pelipis pipimu
dunia
kalau saja bukan takdir
kita tak akan pernah sama
riakan dan lengkingan terompet menghunus waktu
kembali memori
membunuh memori
kalau saja kalau saja kalau saja
halah itu hanya etika
kita akan kembali bertemu
disaat visi sama rata
dan memori akan kembali ke angka nol