Kamis, Mei 08, 2014

Kompre to Pedesaan

Woushaaaaaaaah! Luar biasa! Istimewa!

Alhamdulillah ujian sumatif dan ujian komprehensif selesai.
Baru kali ini pengalaman pertama kali ujian kompre, seumur umur kuliah di fakultas hukum, ga kenal tuh yang namanya ujian kompre (mungkin saya harus ngajak si kompre untuk kenalan). Pengetahuan saya yang masih dangkal a.k.a cetek tentang dunia pendidikan harus di upgrade maksimal nih. Masa iya guru berkarakter ga tau perkembangan dunia pendidikan? Apa kabar dunia? Guru itu harus selangkah lebih maju dari siswanya, kalau siswanya lagi menggandrungi gadget, guru tidak boleh kalah, harus faham sefaham fahamnya, jangan mau ketinggalan. 

Bagi saya mahasiswa yang bukan berasal dari background pendidikan, nyemplung di dunia keguruan bukan hal yang asing,  karena kita bisa menjejak langkah hingga lulus S1 pun sedikitnya banyak karena peran besar dari seorang guru. 

Mashaa Allah luar biasa ya guru itu, cita cita saya untuk membeli lahan berhektar hektar untuk mendirikan perkebunan pun tiba tiba berbelok beberapa derajat hehe,  tetiba impulsif pingin sekali punya lahan berhektar hektar untuk mendirikan argo wisata yang hasil penjualan perkebunannya dipakai untuk mendidikan PAUD dan sekolah alam. Ingin sekali rasanya mendidik sekaligus berpetualang dan berkebun bersama anak anak. Lingkungan kota tidak layak untuk mendukung perkembangan dan pendidikan anak, karena lahannya yang sudah terbatas.

Semoga anak saya nanti dapat tinggal dan bertumbuh di wilayah pedesaan. Saya tak kan membiarkan anak saya menghirup kotornya polusi udara dan penatnya hidup di kota. Kabulkan Yaa Allah. . :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar