Minggu, Mei 21, 2017

Wahai Para Ibu, lihatlah hatimu!

Wajah selalu menunjukkan segala ekspresi apa yang tersimpan di hati. Sedangkan hati merupakan pusat sumber rasa. Jika hati sedih, wajah menampakan raut murung. Ketika bahagia, wajah menampilkan raut berseri. Semua rasa diolah di dalam hati, dan kecamuk rasa menyeruak menjadi ekspresi.
Berbicara tentang hati, Rosulullah bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim yang artinya: “Sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal darah. jika segumpal darah tersebut baik maka akan baik pulalah seluruh tubuhnya, adapun jika segumpal darah tersebut rusak maka akan rusak pulalah seluruh tubuhnya, ketahuilah segumpal darah tersebut adalah hati.” 
Seorang ibu sebagai denyut nadi rumah tangga dituntut tampil selalu sehat dan ceria di depan suami dan anak. Jikalau ibu murung maka seisi rumahpun akan menjadi lesu tak bersemangat, karena pusat energi positif terletak pada engkaulah IBU.
Berpikir positif adalah kunci utama menjadi seorang IBU dalam mengolah rasa di dalam hati. Maka dari itu satu ilmu yang akan saya tekuni dalam universitas kehidupan ini adalah berpikir positif.
Sebagaima Hadist Qudsi yang berbunyi,  أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي
Sesungguhnya Allah berfirman: “Aku sebagaimana prasangka hambaku kepada-Ku. Aku bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku.” [HR.Turmudzi] dan Firman Allah dalam Quran Surah Al-Isra’ ayat 7Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri,....” menjadi landasan terkuat sehingga saya ingin menekuni ilmu berpikir positif.
           
            Strategi menuntut ilmu yang akan direncanakan dibidang ini diantaranya adalah bergaul dengan orang-orang baik/shalih, banyak membaca buku terkait berpikir posittif dan menata hati,dan mengikuti kajian terkait berpikir positif.

            Berkaitan dengan adab menuntut ilmu, perubahan sikap yang perlu diperbaiki dalam proses mencari ilmu berpikir postif, antara lain tawadhu’ (rendah hati), sabar, istiqomah (konsisten), dan yakin.
Semoga Allah senantiasa menjadikan kami para ibu yang selalu berpikir positif agar menjadi pemberi motivasi / semangat positif kepada anak dan suami dirumah.


Salam Institut Ibu Profesional!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar