NHW 4 : Mendidik Anak Dengan Kekuatan Fitrah
MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FIITRAH
Bunda dan calon bunda peserta matrikulasi IIP, masih semangat belajar?
Kali ini kita akan masuk tahap #4 dari proses belajar kita. Setelah bunda
berdiskusi seru seputar mendidik anak dengan kekuatan fitrah , maka sekarang
kita akan mulai mempraktekkan ilmu tersebut satu persatu.
1.
Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah
sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas
Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah
jurusan ilmu yang akan dikuasai?
Jawaban: Ya, sebagai Ibu dan seorang istri saya harus
selalu berpikiran positif, karena
dengan pikiran positif maka segala sesuatu berjalan secara damai dan
dihindarkan dari keluh kesah. Jika kita jauh dari pikiran positif, maka suasana
rumah menjadi kacau dan banyak energi negatif, tentu saja hal ini tidak baik
untuk perkembangan anak dan hubungan suami istri. Ditekankan harus selalu
berpikir positif atau husnudzan, sesuai dengan Firman Allah dalam Quran Surah
Al-Isra’ ayat 7 ” Jika kamu berbuat baik (berarti)
kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka
(kejahatan) itu bagi dirimu sendiri,....” dan Hadist Qudsi yang berbunyi, أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي
Sesungguhnya Allah berfirman: “Aku
sebagaimana prasangka hambaku kepada-Ku. Aku bersamanya jika ia berdoa
kepada-Ku.” [HR.Turmudzi]
2.
Mari kita lihat Nice Homework #2, sudahkah kita
belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai
sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih
dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri
kita.
Jawaban:
Ya, secara bertahap saya telah menjalankan checklist indikator profesionalisme
perempuan sebagai individu, istri dan ibu
dengan bantuan dan dukungan suami. Kuncinya dalam menjalankannya yaitu
berpikiran positif dengan dilandasi 4 hal, yakni tawadhu’ (rendah hati), sabar, istiqomah (konsisten), dan
yakin.
3. Baca dan renungkan kembali Nice Homework #3, apakah sudah
terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau
sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai, sehingga peran hidup
anda akan makin terlihat.
Contoh :
Seorang Ibu setiap kali beraktivitas selalu memberikan inspirasi banyak
ibu-ibu yang lain. Bidang pelajaran yang paling membuatnya berbinar-binar
adalah “Pendidikan Ibu dan Anak”. Lama kelamaan sang ibu ini memahami peran
hidupnya di muka bumi ini adalah sebagai inspirator.
Misi Hidup : memberikan inspirasi ke orang lain
Bidang : Pendidikan Ibu dan Anak
Peran : Inspirator
Jawaban:
Saya dan suami berkeinginan untuk membuka rumah baca di daerah tempat
tinggal kami. Setelah menilik disekitar ternyata memang belum ada taman baca
masyarakat di daerah tempat tinggal kami. Dikit demi sedikit mulai kami rintis
dengan menarik minat baca anak-anak yang sedang main di rumah. Setiap hari
selalu ada saja anak-anak yang silih berganti bertamu untuk main atau sekedar
membaca buku. Semoga menjadi berkah dan amalan buat kami sekeluarga.
Misi
Hidup : membumikan “Books is our friend”
kepada anak-anak
Bidang:
Literasi
Peran
: Founder rumah baca ibu dan anak
4. Setelah menemukan 3 hal tersebut, susunlah ilmu-ilmu apa saja yang
diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.
Contoh : Untuk bisa menjadi ahli di bidang Pendidikan Ibu dan Anak
maka Ibu tersebut menetapkan tahapan ilmu yang harus dikuasai oleh
sebagai berikut :
a. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak
b. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah
tangga
c. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian
finansial dll.
d. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang
Jawaban : Untuk bisa menjadi ahli di bidang literasi
Ibu dan Anak maka Ibu tersebut menetapkan tahapan ilmu yang harus
dikuasai oleh sebagai berikut :
a. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar literasi
b. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen rumah
baca
c. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar pelatihan menulis,
pelatihan craft, pelatihan parenting dll.
d. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada
banyak orang
5. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi
Hidup
contoh : Ibu tersebut menetapkan KM 0 pada usia 21 th, kemudian berkomitmen
tinggi akan mencapai 10.000 (sepuluh ribu ) jam terbang di satu
bidang tersebut, agar lebih mantap menjalankan misi hidup. Sejak saat itu
setiap hari sang ibu mendedikasikan 8 jam waktunya untuk mencari ilmu,
mempraktekkan, menuliskannya bersama dengan anak-anak. Sehingga dalam
jangka waktu kurang lebih 4 tahun, sudah akan terlihat hasilnya.
Milestone yang ditetapkan oleh ibu tersebut adalah sbb :
KM 0 – KM 1 ( tahun 1 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang
KM 1 – KM 2 (tahun 2 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 – KM 3 (tahun 3 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif
KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu seputar Bunda shaleha
Jawaban : Saya menetapkan KM 0 pada usia 28 tahun (Saat ini, 2017),
kemudian berkomitmen tinggi akan mencapai 10.000 (sepuluh ribu ) jam
terbang di satu bidang tersebut, agar lebih mantap menjalankan misi hidup
literasi ibu dan anak. Sejak saat ini setiap hari saya mendedikasikan 2 jam waktunya
untuk mencari ilmu, mempraktekkan, menuliskannya bersama dengan anak-anak.
Sehingga dalam jangka waktu kurang lebih 4 tahun, sudah akan terlihat
hasilnya.
Milestone yang ditetapkan oleh ibu tersebut
adalah sbb :
KM 0 – KM 1 ( tahun 2017 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda
Sayang
KM 1 – KM 2 (tahun 2018 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda
Cekatan
KM 2 – KM 3 (tahun 2019 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda
Produktif
KM 3 – KM 4 ( tahun 2020) : Menguasai Ilmu seputar Bunda
shaleha
6. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan
waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera
ubah dan cantumkan.
Jawaban : InsyaAllah sudah J
7. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan
Jawaban :Do the best! Innallaha ma’ana
Sekarang buatlah sejarah anda sendiri.
Karena perjalanan ribuan mil selalu dimulai oleh langkah pertama, segera
tetapkan KM 0 anda.
Salam Ibu Profesional,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar